Arti dan Pertanda Mimpi Kiamat, Surga dan Neraka Menurut Islam

Arti dan Pertanda Mimpi Kiamat

Apabila seseorang bermimpi bahwa kiamat telah terjadi maka sesungguhnya keadilan telah tersebar pada tempat (daerah) di mana ia bermimpi melihat kiamat tersebut. Apabila penduduk tempat tersebut sama zhalim maka Allah akan menurunkan siksa-Nya karena hari kiamat merupakan hari kepastian dan hari pembalasan dan apabila penduduk tersebut teraniaya maka Allah akan memenangkan mereka. 

Barang siapa mimpi bahwa ia berdiri di sisi Allah Azza wa Jala, maka itu pertanda urusan yang paling berat. Begitu pula jika ia mimpi melihat sesuatu dari kehebatan hari kiamat. 

Arti dan Pertanda Mimpi Surga 


Barang siapa mimpi bahwa ia masuk surga maka ia akan memasukinya dan hal itu merupakan berita gembira kepadanya yang ditimbulkan oleh amal-amal shalehnya. Maka apabila ia bermimpi memakan sedikit dari buah-buahan surga atau ia diberi buah-buahan surga oleh orang lain maka sesungguhnya buah-buahan surga merupakan perkataan yang bagus seperti perkataan yang baik dan bagus dengan kadar buah-buahan tersebut.

Barang siapa mimpi diberi buah~bnahan surga dan ia tidak makan sedikit pun atau ia memang tidak mampu memakannya maka ia tidak akan mendapatkan kebaikan dalam agamanya dan ia tidak dapat mangambil manfaatnya dan terkadang impian itu menunjukkan kepada ilmu yang tiada mendatangkan kemanfaatan. 

Barang siapa mimpi bahwa ia meminum sumber air (mata air) surga atau ia memakai pakaian surga maka itu suatu cita-cita yang dapat diraih di dunia dan akhirat berupa kebaikan dan taqwa. Adapun telaga-telaganya surga, mata airnya dan bidadarinya maka hai itu berarti kebaikan yang ia dapatkan di dunia dan akhiratnya berupa kebaikan taqwa dan kenikmatan-kenikmatan yang ia peroleh di dunia dcngan ukuran apa yang ia lihat dalam mimpi. 

Arti dan Pertanda Mimpi Neraka 

Barang siapa mimpi bahwa ia masuk neraka Jahannan maka ia akan masuk dalam dosa-dosa besar. Impian ini kebalikannya impian surga sedangkan impian ini menunjukkan atas kebinasaan. Maka orang yang bermimpi hendaklah segera bertaubat dan serta mengerjakan kebaikan. Meskipun ia tidak tertimpa sesuatu apa pun akibat dari impiannya karena demikian itu termasuk kesusahan dunia dengan ukuran impian yang ia lihat. 

(Adapun api dunia) itu bisa dita’birkan atas beberapa segi: 

Apabila seseorang bermimpi melihat api yang jatuh di bumi yang tidak berair (tandus) dalam suatu negeri atau suatu tempat atau rumah di mana ia mempunyai nyala api dan apinya memakan segala apa saja yang dilewatinya dan ia mempunyai suara yang mengerikan maka itu penanda kehancuran yang terjadi di tempat itu dengan Radar api dan udaranya. Maka apabila terjadi pada tanah yang tidak tandus maka itu akan terjadi kolera atau cacar atau kematian yang terjadi di sana 

Apabila api tidak menyala dan tidak bersuara maka itu merupakan pertanda adanya beberapa kejadian dan beberapa penyakit yang terjadi di sana. 

Apabila seseorang bermimpi melihat api turun dari langit maka itu sangat berbahaya terhadap mereka. Maka apabila ia melihat api dalam mimpinya tidak makan sesuatu apapun maka demikian itu penanda adanya pertentangan yang hebat yang berkisar pada mulut tanpa mendatangkan bahaya. lantas apabila apinya mengeluarkan asap maka masalah dalam hal itu akan menjadi ringan dan lebih mudah. 

Apabila seseorang mimpi melihat api telah naik dari suatu tempat menuju ke langit berarti penghuni daerah itu telah memerangi Allah Ta’ala dengan kemaksiatan-kemaksiatan dan membuat-buat berita yang bohong. 

Barang siapa mimpi menyalakan api guna-membuat cat untuk dirinya atau untuk orang lain maka ia bakal mengorbankan sesuatu perkara yang bisa ia ambil manfaat dan dapat menutupi kefakiran. Karena dingin merupakan kefakiran dan panas berarti kekayaan. 

Apabila seseorang bermimpi membakar daging di atas api maka ia bakal bebas dari pergunjingan orang banyak berupa apa yang ia peroleh dengan lisan-lisannya dan apabila seseorang memakan dari daging tersebut maka ia bakal memperoleh sedikit rizqi dan kesusahan yang berat. Sebab panasnya bakaran api merupakan kesusahan dan beban berat. 

Apabila seseorang mimpi memasak makanan dengan api di dalam periuk, itu pertanda sesuatu yang mendatangkan manfaat padanya dari rumah karena periuk adalah tiangnya rumah. Lantas apabila dalam periuknya tidak ada makanannya maka akan hiruk pikuk tiang rumahnya disebabkan omongan atau ia akan terbawa kepada sesuatu yang tidak ia sukai. 

Apabila seseorang bermimpi bahwa ia makan api yang tidak ada jilatannya maka ia bakal memakan hartanya anak yatim dan apabila apinya itu ada jilatannya maka hal itu menandakan omongan dan kepayahan. 

Apabila seseorang bermimpi bahwa ia terkena oleh jilatan api, maka ia akan jatuh dalam omongan manusia dan mereka sama menggunjingnya. sedangkan menyetrika dengan api adalah omongan jelek yang ia peroleh dengan ukuran apa yang ia lihat dalam mimpinya. dan pletikan (percikan) api juga merupakan omongan yang jelek. 

Apabila seseorang mimpi bahwa percikan api bertebaran di atasnya maka itu pertanda omongan yang tidak ia senangi. Apabila percikan apinya itu banyak bertebaran mengenai dirinya maka ia bakal tertimpa siksaan.

Apabila seseorang mimpi bahwa di tangannya ada nyala api maka ia bakal terkena bahaya dari sultan (penguasa). 

Apabila seseorang mimpi bahwa api jatuh di pasar atau pertokoan maka yang demikian itu sebagai pertanda kemunafikan dalam harta dagangan di samping harganya juga haram. 

Apabila seseorang bermimpi melihat lampu yang bersinar kuat di rumah, maka itu pertanda baiknya keadaan rumah dan apabila lampunya bersinar lemah maka keadaannya juga sama seperti tadi. Apabila lampunya padam sedangkan dalam impiannya tiada tanda-tanda yang menunjukkan atas kematian maka hal itu pertanda berobahnya keadaan dirinya dan ia akan tertimpa musibah yang tidak ia senangi. 

Apabila seseorang bermimpi menyalakan api di mana api ini dipakai sebagai pelita (penerang) oleh orang banyak atau mereka menjadi dapat melihat sebab adanya api tersebut maka api itu adalah ilmu dan hikmah yang bermanfaat bagi manusia. 

Apabila seseorang bermimpi bahwa ia mengumpulkan debu atau ia membawanya maka ia akan mengumpulkan perkara yang batil dari ilmu dan tidak mendatangkan manfaat kepada scorang pun dari orang-orang banyak ini. Dan barang siapa yang bermimpi bahwa ia menyiapkan api padahal apinya tidak menyala maka itu juga ilmu yang tidak manfaat. Wallaahu a'lam. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Arti dan Pertanda Mimpi Kiamat, Surga dan Neraka Menurut Islam"