Pesawat Pengangkut Bom Nuklir British Aircraft Corporation TSR-2

Pesawat Pengangkut Bom Nuklir British Aircraft Corporation TSR-2 - Inilah produk Perang Dingin yang batal diproduksi secara massal karena masalah finansial. Padahal, pihak Royal Air Force (RAF) sangat berharap banyak terhadap pesawat ini. Keinginan itu bukan tanpa alasan, karena saat itu kondisi Perag Dingin sedang panas-panasnya di mana masing-masing pihak yang berseteru berusaha untuk saling mengungguli bidang teknologi, terutama teknologi militer. 


British Aircraft Corporation yang merupakan perusahaan hasil merger dari Vickers Armstrong, British Aeroplane Company, English Electric dan Hunting Aricraft ini ditugaskan oleh RAF sekitar tahun 60-an untuk membuat pesawat yang mampu melakukan berbagai misi tempur. 

Maka dibuatlah rancangan yang diberi kode TSR kependekan dari Tactical, Search and Reconnaissance yang kemudian dikenal dengan sebutan BAC TSR-2. Tidak lain gabungan nama dari pabrikan dan kode pesawat tersebut.

Pendek cerita, pesawat yang dirancang dapat mengangkut bom nuklir ini, terbang perdana pada 27 September 1964 dengan menggunakan dua mesin turbo jet Bristol Siddeley Olympus B.O1.22R (MK.320). Namun sayang, hampir bersamaan waktunya pabrikan pesawat di daratan Amerika Utara yaitu General Dynamics telah berhasil mengembangkan pengebom tempur F-11 Aardvark yang kurang lebih kemampuannya mirip dengan BAC TSR-2 dan celakanya harga jual pesawat ini lebih murah.


Hal itu yang menyebabkan Angkatan Udara Australia (RAAF) yang tadinya tertarik dengan TSR-2 beralih ke F-111 Aardvark yang jauh lebih dulu siap pakai. 

Seperti sudah diungkapkan di awal, akibat biaya pengembangan dianggap sangat tinggi akhirnya pembuatan BAC TSR-2 dibatalkan dan akhirnya RAF lebih memilih F-111. Padahal saat itu sudah dibuat tiga pesawat walaupun tidak semuanya siap terbang.

Kini pesawat yang dicat dengan kamuflase anti flash white (untuk melindungi pesawat dari radiasi nuklir ketika bom tersebut diledakkan) itu masih dapat dilihat di RAF Museum Cosford dan Imperial War Museum Duxford yang keduanya berada di Inggris.  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pesawat Pengangkut Bom Nuklir British Aircraft Corporation TSR-2"