Jack Ma : Kiat Sukses, Meski Tidak Jadi Miliarder, Setidaknya Pasti Tetap Sukses .!


1. Saat miskin, kurangi waktumu di rumah, perbanyaklah kegiatan diluar. Saat kaya, perbanyaklah waktu di rumah dan kurangi kegiatanmu di luar. ini adalah seni kehidupan.

2. Saat miskin, gunakanlah uangmu untuk orang lain, saat kaya, gunakanlah uangmu untuk keluarga dan orang-orang yang kamu cintai.! Banyak sekali orang yang terbalik melakukan kedua hal ini.

3. Saat miskin, janganlah perhitungan, bersikap baiklah terhadap orang lain, ini baru namanya orang miskin tapi banyak akal. Saat kaya, harus belajar membuat orang lain baik terhadapmu, dan kamu harus lebih baik lagi terhahap orang lain. Ini adalah cara hidup yang sangat indah, tapi hanya sedikit orang yang mengerti.

4. Saat miskin harus royal, tapi saat kaya, jangan pamer lagi. Hidup ini akan kembali dalam kesederhanaan, kembali dalam ketenangan.

5. Masa muda adalah kekayaan paling besar, hargai setiap waktu kehidupan, tidak perlu takut pada kemiskinan yang penting kamu harus tau bagaimana melatih diri, hal apa yang utama, apa yang harus diinvestasi dan kapan harus menghemat.

6. Jangan sembarang beli pakaian, kamu boleh beli sedikit, tapi beli lah yang berkwalitas baik. Perbanyaklah makan dengan orang luar, kamu harus berani mengeluarkan uang dan mentraktir orang-orang yang lebih berhikmat dan lebih giat darimu.

7. Ketika uang untuk kehidupanmu sudah cukup, kebahagiaan terbesar adalah menggunakan uang hasil kerja kerasmu sendiri untuk menggapai impianmu. Bentangkanlah sayapmu, kejar mimpimu dan biarkan hidupmu melewati perjalanan yang berbeda.

Kebahagian tidak akan kabur dari kehidupan seseorang, perbanyaklah untuk instrospeksi kesalahan diri sendiri, maka kamu akan pelan-pelan melupakan bagaimana orang lain menjalani hidup.

Seseorang yang sungguh-sungguh kuat, tidak akan pernah manghabiskan waktu untuk mengambil hati orang lain. Mengenai relasi dan koneksi, itu semua hanya pelengkap, hal yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kemampuan dalam diri sendiri. Orang hanya datang kepadamu setelah kamu menjadi orang yang berhasil. Kalau kmu sudah menjadi pohon yang ribum dan lebat, burung-burung baru akan datang dan berkumpul. Kalau kamu sudah jadi samudra, seluruh air baru akan bermuara kepadamu. Kamu harus mencapai suatu tingkat terlebih dahulu baru bisa mendapatkan koneksi yang sepadan.

Dalam kehidupan ini tidak ada seorang pun yang bisa menemanimu seumur hidup, maka kamu harus menyiapkan diri dan terbiasa dengan kesendirian. Tidak ada seorang pun yang bisa membantumu seumur hidup, maka kamu harus selalu berjuang untuk dirimu sendiri.

Kehidupan ini memang merupakan sesuatu yang harus ditanggung. Ketika orang-orang yang kamu sayangi meninggalkanmu, meski kamu memohon kepada seluruh dewa di langit sekali pun, mereka tetap tidak akan kembali. Hidup ini memang mengenai pertemuan dan perpisahan. Jangan terlalu sedih, ada saatnya kamu akan menderita, sedih dan sakit, meski tidak enak, namun semua itu adalah bagian dari kehidupan yang tidak dapat dipisahkan.

Seseorang sering kali iri hati dengan kebahagiaan orang lain, tapi kalau ia melihat kebelakang, ia akan sadar kalau orang lain pasti juga ada yang iri kepadanya. Sebenarnya setiap orang pasti memiliki kebahagiaan masing-masing. Hanya saja, terkadang yang melihat kebahagiaanmu adalah orang lain.

Kebahagiaan merupakan gunung yang tidak memiliki puncak, yang bisa kamu lakukan di gunung itu hanyalah berjalan dan menikmati segala pemandangan yang ada. Jalani kehidupan dengan santai, maka kamu akan mendapatkan kepuasan hidup.

Kebahagiaan tidak akan kabur dari kehidupan setiap orang, cepat atau lambat ia akan datang menghampirimu. Kehidupan ini penuh dengan misteri, kamu selamanya tidak akan  pernah tahu apa yang akan terjadi pada detik selanjutnya, juga tidak akan pernah mengerti bagaimana takdir memperlakukanmu. Hanya dengan melewati berbagai perjalanan hidup, kamu baru bisa menemukan tujuan dan dengan rendah hati menghadapi dunia.

Meski hari ini kamu sudah sangat berusaha, tapi esok hari takdir mengatakan daun gugur, maka daun tersebut tetap akan jatuh ke bawah. Banyak sekali dalam dunia ini yang tidak bisa dipercepat, maka jalani saja dengan positif.

Kalimat Pertama : Belajarlah untuk bahagia Tidak ada seorang pun yang akan membeli kepahitanmu, perasaan pahit adalah milikmu sendiri, ingatkanlah dirimu setiap saat bahwa aku cinta padamu..

Kalimat Ke-dua : Belajar untuk menikmati dirimu sendiri. Percayalah kalau kamu bisa menjadi yang terbaik.

Kalimat Ke-tiga : Belajar untuk menjaga diri sendiri. Tidak ada seorang pun yang akan menopangmu seumur hidup, maka kamu harus mencari cara untuk menghidupi dirimu sendiri.

Kalimat Ke-empat : Belajar untuk mengatakan "sampai jumpa pada kepahitan". Cinta membuat orang lupa waktu, waktu juga membuat orang lupa cinta. Jangan biarkan sesuatu yang sudah terjadi mempengaruhi kehidupanmu saat ini. Percayalah satu hal, kalau sesuatu memang milikmu, maka meski terjadi apapun, ia tetap tidak akan meninggalkanmu. Jika ada yang meninggalkanmu, maka sebenarnya ia bukan milikmu.

Kalimat Ke-lima : Belajar untuk kehilangan. Selain kehidupanmu sendiri, sebenarnya tidak ada orang lain yang mampu membuat kamu merasa kehilangan. Belajarlah untuk tetap tersenyum dan berkata lah, "semuanya bukan perkara besar kok".

Kalimat Ke-enam : Belajar untuk baik hati. Baik hati adalah dasar untuk menjadi seorang manusia, jangan membuat sifatmu hanya meraih keuntungan saja.

Kalimat Ke-tujuh : Belajar memaklumi dan merangkul. Bukalah hatimu walaupun hanya sedikit saja, maka sudah banyak orang yang akan berterima kasih.

Kalimat Ke-delapan : Belajar untuk berbangga. Berbanggalah atas hasil kerja kerasmu, ingat untuk hargai dirimu sendiri dan jangan menyerah menjalani hidup.

Kalimat Ke-sembilan : Belajar untuk tegar. Hargai segala hal yang patut kamu hargai, jangan sampai kamu meninggalkan penyesalan dalam hidupmu.

Disadur dari : Lookforward 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jack Ma : Kiat Sukses, Meski Tidak Jadi Miliarder, Setidaknya Pasti Tetap Sukses .!"