CARA ISLAM DALAM MENYEMBELIH HEWAN TERLIHAT SADIS, ZAKIR NAIK MENJAWAB..

Metode Islam dalam menyembelih hewan, di kenal sebagai Zabiha di kritisi oleh banyak orang. Sebelum saya menjawab, Saya akan menceritakan diskusi antara Sikh (agama di India yang berkembang pada abad ke 16) dengan Muslim terkait menyembelih hewan. Sikh bertanya kepada Muslim, "kenapa kamu menyembelih hewan dengan cara yang sangat menyakitkan yaitu dengan menggorok leher hewan, tidak seperti kami dengan satu tusukan seperti Jhatka?". Muslim menjawab "Kami adalah pemberani dan menyerang dari depan, kami adalah marad ka baccha (orang pemberani), kamu adalah pengecut dan menyerang dari belakang.Terlepas dari cerita tersebut, saya akan memaparkan bahwa metode Zahiba tidak hanya berprikemanusian tapi juga secara ilmiah jauh lebih baik :
Zakir Naik

1. Metode Islam dalam menyembelih hewan
Zakkaytum adalah kata yang diambil dari kata Zakah yang artinya untuk menjadikan murni. Arti secara luas dari Tazkiyah adalah memurnikan. Teknik Islam dalam menyembelih hewan mewajibkan kondisi-kondisi sebagai berikut :

a. Hewan harus disembelih dengan pisau yang sangat tajam
Hewan harus disembelih dengan sejata tajam seperti pisau dan dengan cara yang cepat, sehingga meminimalisir rasa sakit.

b. Memotong saluran udara, kerongkongan dan pembuluh di leher
Zahida adalah kata bahasa Arab yang artinya menyembelih. Menyembelih dengan cara memotong saluran udara, kerongkongan dan pembuluh darah di leher yang menyebabkan kematian hewan tanpa memotong urat saraf tulang belakang.

c. Darah telah mengalir seluruhnya sebelum kepala diputus
Darah telah mengalir seluruhnya sebelum kepala diputus, tujuannya agar darah mengalir seluruhnya, dimana darah merupakan tempat yang sangat baik untuk berkembangbiak mikro organisme. Saraf tulang belakang tidak boleh terpotong karena akan menyebabkan saraf jantung rusak, menyebabkan serangan jantung dan darah berhenti mengalir.

2. Darah merupakan tempat yang baik untuk jamur dan bakteri
Darah merupakan media yang baik untuk berkembangbiaknya jamur, bakteri, racun dan lain-lain, karena itu cara menyembelih muslim lebih higienis karena sebagian besar darah mengandung jamur, bakteri, racun dan lain-lain. Oleh karena itu sebagian penyebab dari penyakit sudah dihilangkan.

3. Daging lebih lama segar
Daging yang pada saat penyembelihannya menggunakan cara Islam dapat bertahan lebih lama dan lebih segar dikarenakan darah yang terdapat di daging telah berkurang, dibandingkan dengan cara menyembelih lain, ini jauh lebih sehat.

4. Binatang tidak merasakan sakit
Dengan memotong pembuluh darah di leher, memutus pula aliran darah ke otak yang memberikan respon terhadap rasa sakit, karena itu hewan tidak merasakan sakit. Saat hewan sekarat, hewan meronta-ronta, menggeliat, bergetar, dan menendang-nendang, bukan karena sakit tapi karena kontraksi dan relaksasi dari otot yang kehilangan darah seiring mengalirnya darah dari tubuh.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CARA ISLAM DALAM MENYEMBELIH HEWAN TERLIHAT SADIS, ZAKIR NAIK MENJAWAB.."