7 Tanaman Herbal Bermanfaat Sebagai Penghancur Batu Ginjal

Banyak tanaman herbal yang dapat digunakan untuk  pengobatan batu ginjal. Bahan dari obat herbal tersebut sebenarnya merupakan tanaman yang biasa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dan mudah kita peroleh selain itu pengobatan herbal memiliki resiko yang relatif lebih kecil. untuk sobat-sobat ceprit.com kami sajikan 7 tanaman obat penghancur batu ginjal yang dapat membantu sobat mengatasi penyakit batu ginjal secara alami namun mudah didapatkan dan dijumpai. Selain mudah, tanaman herbal juga merupakan pengobatan yang murah tanpa melalui operasi yang memerlukan biaya yang cukup besar.  

Kami akan memberikan info dan tips kepada Anda bagaimana cara mengatasi batu ginjal dengan menghancurkan batu ginjal menggunakan tanaman obat alami.
Berikut adalah daftar 7 tanaman penghancur batu ginjal.


1. Buah Mengkudu
Buah Mengkudu
Buah Mengkudu
Dari zaman nenek moyang kita, mengkudu merupakan tanaman obat-obatan yang bisa mengobati penyakit kronis tanpa efek samping. Selain itu, banyak sekali kandungan mineral dan juga nutrisi seperti Vitamin C, protein, antioksidan, karbohidrat, enzim, alkoloid dan acubin yang menjadikan buah mengkudu ini menjadi buah yang sangat kompleks kandungannya.
Hasil penelitian ilmiah menyebutkan mengkudu memiliki senyawa alami yang dapat memecah batu ginjal sehingga bisa dengan mudah dikeluarkan dari kandung kemih. Batu ginjal biasanya akan dikeluarkan melalui operasi. Namun metode operasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit serta masa penyembuhan yang lebih lama. Beda halnya jika Anda memanfaatkan mengkudu sebagai suplemen kesehatan yang dapat menghancurkan batu ginjal secara alami. Jika batu ginjal bisa pecah secara alami dengan tanpa menjalani pembedahan.

Jadi, konsumsilah buah mengkudu dengan cara menyaring buah mengkudu yang sudah matang, sehingga kita bisa mengambil sari dari buah mengkudu tersebut. Untuk awal mengkonsumsi, memang bau pada buah mengkudu hanya ada beberapa saja yang suka dan banyak yang tidak menyukai bau dari mengkudu tersebut. Akan tetapi, jika Anda seorang penderita batu ginjal, dan mau mengkonsumsi buah mengkudu secara rutin, maka secara perlahan batu ginjal yang ada di dalam tubuh akan hancur dan larut bersama dengan air urin Anda.

2. Daun Selasih
Daun Selasih
Daun Selasih
Daun selasih merupakan daun dari tanaman selasih yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya dari pemanfaatan tanaman selasih adalah untuk bahan makanan. Namun, tahukah Anda, jika daun selasih ini banyak sekali dipakai oleh orang banyak untuk mengobati penyakit batu ginjal alami. Untuk saat ini, faktor ekonomi memang menjadi hambatan yang besar bagi para penderita batu ginjal dalam melakukan pengobatan.

Namun, para ahli kesehatan pasti nya juga membantu masyarakat Indonesia yang mengalami kendala dalam ekonomi dengan melakukan riset tanaman obat, sehingga bagi Anda yang masih bingung dengan obat apa yang murah dan cocok untuk mengobati batu ginjal Anda, maka konsumsilah daun selasih dengan minum air rebusannya, sehingga secara perlahan penyakit Anda akan hilang. Selain itu, daun selasih juga bisa menghancurkan benda keras yang menyumbat saluran kencing, sehingga tanaman ini juga efektif untuk mengobati penyakit kencing batu.

3. Campuran dari Jus Lemon dengan Minyak Olive (Zaitun)

Lemon merupakan buah yang kaya akan vitamin C. Kemudian, vitamin C itu sendiri sebenarnya merupakan zat yang sama dengan antioksidan, sehingga jika Anda memiliki keluhan penyakit kronis yang hubungannya dengan kehilangan fungsi organ, maka Anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi vitamin C, dan salah satunya adalah lemon. Kemudian Anda harus mengetahui kandungan yang terdapat pada minyak zaitun. Minyak zaitun atau sering disebut dengan minyak olive merupakan bahan yang mempunyai kandungan kompleks yang bisa membantu seseorang mengobati penyakit kronis. Dengan banyaknya zat yang tersimpan seperti kandungan mineral, vitamin dan nutrisi yang tinggi, membuat minyak zaitun menjadi bahan utama yang bisa menjadi campuran obat herbal.

Pernahkah Anda, bagi orang-orang yang sedang menderita diabetes, mengkonsumsi jus dari lemon dan kemudian dicampur dengan minyak zaitun? Mungkin untuk sekilas, terlihat aneh, tetapi jika kita memahami dengan baik,banyak sekali manfaat dari campuran jus lemon dan juga minyak zaitun. Untuk masalah rasa, memang tidak begitu bersahabat di lidah, tetapi khasiat dari campuran jus lemon dan minyak zaitun sangat bagus, yaitu bisa menghancurkan batu ginjal di dalam organ ginjal Anda dengan cepat tanpa harus mengurangi fungsi kerja ginjal.
Jadi, jangan ragu untuk mencoba resep yang memang sudah diciptakan oleh para pendahulu kita dalam masalah mengobati penyakit kronis. Resep ramuan ini juga bisa membantu Anda memperkecil resiko operasi untuk menyembuhkan batu ginjal.

4. Daun Seledri
Daun Seledri
Daun Seledri
Siapa sangka daun seledri yang banyak digunakan untuk campuran bahan makanan, ternyata mempunyai manfaat yang sangat banyak sekali dalam mengatasi masalah penyakit. Tahukah Anda, sejak zaman dahulu, daun seledri sudah banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti influenza, radang hati, demam, penyakit pencernaan, arthritis limpa, dan penyakit batu ginjal. Hal ini dikarenakan sayuran ini banyak mengandung fitonutrien seperti fenolik asam, flavonol, dihydrostilbenoids, flavones, furanocoumarins dan pitosterol. Daun seledri dikenal diuretic alami sehingga jika Anda mengalami keluhan yang menyakitkan pada ginjal Anda, segeralah untuk mengkonsumsi rebusan daun seledri. Zat yang terkandung di dalam seledri mampu menghancurkan benda keras yang menghambat organ ekskresi manusia dan juga bisa menarik zat-zat yang berlebih di dalam tubuh untuk dikeluarkan seperti kalsium yang menjadi faktor utama terbentuknya asam urat dan batu ginjal.

Kemudian daun seledri ini juga mempunyai manfaat lain di samping sebagai obat untuk mengobati batu ginjal. Daun Seledri bisa menyehatkan fungsi hati dan perut, kemudian memperbanyak mani, memecah batu ginjal, dan melancarkan buang air kecil serta haid pada wanita.

5. Akar Dandelion
Akar Dandelion
Akar Dandelion
Akar dandelion merupakan akar dari tumbuhan bunga dandelion yang mempunyai fungsi baik untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan kelainan organ tubuh. Salah satu fungsi dari akar dandelion adalah untuk mengobati batu ginjal. Dengan menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh batu ginjal, akar dandelion bisa menggerogoti secara perlahan batu ginjal yang ada di dalam organ ginjal sehingga pecah menjadi partikel kecil. Kemudian dengan adanya sistem metabolisme pada tubuh kita, partikel kecil pecahan batu ginjal yang dihancurkan oleh akar dandelion ini bisa keluar dari tubuh bersama dengan air seni.

Cara Mengolah Akar Dandelion

Cara sangat mudah, cukup masukkan akar dan juga daunnya, masak hingga mendidih. Setelah itu ambil airnya dan konsumsi ramuan herbal dandelion ini tiga cangkir dalam sehari. Dosis antara satu sampai tiga bulanan

6. Daun Keji Beling
Daun Keji Beling
Daun Keji Beling
Daun Keji beling dapat ditemukan di pedesaan dan untuk saat ini populasi tanamannya masih banyak. Tanaman perdu tinggi 1-2 m; daun berbulu kasar, panjang daun  ± 5-8 cm dan lebar ± 2-5 cm; daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan, helaian daun bentuknya bulat telur, ujung runcing, pangkal rompang, tepi bergerigi, pertulangan menyirip.  Bunga majemuk, berkumpul dalam rangkaian berupa bulir, keluar dari ujung batang, mahkota bentuk corong, warnanya kuning.

Kandungan yang lengkap akan zat dan mineralnya, membuat daun keji beling menjadi obat pilihan masyarakat desa untuk mengobati batu ginjal. Asam karbonat yang terkandung dalam daun keji beling, kemudian  hasil rebusan yang bersifal alkali lemah dengan pecahan partikel menjadi beberapa mineral seperti kalium, membuat daun keji beling sebagai obat herbal batu ginjal dengan kecepatan penyembuhan yang relatif cepat. Akan tetapi, terkadang banyak masyarakat yang kurang menyukai daun keji beling dikarenakan bau dari daun tersebut saat dikonsumsi yang kurang begitu sedap.

Cara Mengolah Keji Beling

Rebus 30 helai daun keji beling dengan 2 gelas air minum.  Air rebusan ini diminum sekaligus untuk pengobatan batu ginjal. 

7. Daun Tempuyung
Daun Tempuyung
Daun Tempuyung
Tempuyung (Sanchus arvensis) dikenal dengan berbagai nama lokal, seperti jombang, galibug, atau lempung. Di Sunda orang menyebutnya sebagai rayana.Tempuyung memiliki ciri khas yang dapat dengan mudah dikenali, yaitu pada daunnya. Daun tempuyung merupakan daun tunggal yang berbentuk lonjong dengan ujung yang runcing. Pada bagian pangkal daun bertoreh warna hijau. Warna daun tempuyung adalah hijau keunguan dengan permukaan yang Iicin dengan tepi yang berombak, bergerigi, dan tidak beraturan. Daun yang bergerigi tadi terpusat membentuk roset di dekat pangkal batang.

Daun bergerigi pada bagian atas berselang-seling memeluk batang. Nah, bagian yang berombak dan memeluk batang inilah yang paling berkhasiat. Tinggi tempuyung hanyalah antara 60-150 cm dengan batang yang berlubang dan bergetah hijau. Bunga tempuyung berupa malai dengan kelopak berbentuk lonceng dan berbulu. Sedangkan buah tempuyung berbentuk kotak dengan rambut hitam dan berusuk lima.

Khasiat Kandungan Daun Tempuyung

Tempuyung sudah lama digunakan sebagai obat tradisional, terutama untuk penyakit batu ginjal karena sifatnya yang diuretik (peluruh). Namun, kandungan tempuyung yang terdiri dari berbagai mineral dan senyawa aktif membuat tempuyung juga mampu mengatasi aneka penyakit lainnya. Kandungan-kandungan tadi lebih banyak terdapat pada daun tempuyung. Daun tempuyung mengandung ion-ion mineral seperti silika, kalium, magnesium, dan natrium. Daun tempuyung juga mengandung senyawa organic seperti flavanoid (kaempferol, luteolin-7-0 glukosida, dan apigenin-7-0-glukosida), taraksasterol, inositol, kumarin (skepoletin), dan asam fenolat (sinamat, kumarat, dan vanilat).
Dengan kandungan tempuyung tersebut, tempuyung mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti menetralkan dan melancarkan peredaran darah, memperlancar pengeluaran air kencing, menurunkan panas, menawarkan racun, serta pendengaran berkurang. Tempuyung juga bersifat antiradang sehingga bisa digunakan untuk mengobati radang salurang kencing, radang usus, hingga radang. Tempuyung juga berkhasiat mengurangi bengkak. Maka, tanaman ini juga bisa untuk mengobati bisul serta wasir.

Tempuyung Peluruh Batu Ginjal

Prestasi tempuyung sebagai peluruh batu ginjal tidak perlu diragukan lagi.Telah banyak penelitian yang mengamati daan meneliti khasiat tempuyung dalam mengatasi batu ginjal. Sifat diuretic pada tempuyung jelas membantu memperlancar pembuangan air kecil sehingga mempermudah peluruhan batu ginjal. Selain itu, kandungan kalium dalam jumlah tinggi pada tempuyung membuat batu ginjal yang berupa kalsium karbonat tercerai berai hingga larut ke dalam urine. Salah satu penelitian yang cukup berpengaruh dilakukan oleh Prof Sarjito dari UGM pada tahun 1963.
Beliau merendam batu ginjal seseorang dalam rebusan daun tempuyung dengan suhu kamar 37°C. Batu ginjal ini beliau perlakukan dengan dua cara yang berbeda, ada yang digoyang-goyang seperti layaknya tubuh manusia, ada juga yang beliau biarkan diam. Setelah itu, batu ginjal tersebut ditimbang. Kalsium yang ada pada larutan pun diukur. Hasilnya menunjukkan bahwa bobot batu ginjal tersebut berkurang, baik yang digoyang mauptin yang diam. Lebih lanjut, istri Prof Sarjito yang saat itu mengalami batu ginjal dapat sembuh setelah meminum ramuan daun tempuyung tanpa mengalami efek samping. Setelah banyak penelitian dilakukan, obat dengan bahan dasar tempuyung untuk mengatasi batu ginjal pun sudah tersedia.

Cara Mengolah Tempuyung

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bagian tempuyung yang kerap digunakan dalam pengobatan adalah bagian daunnya. Namun, bagian lain dari tempuyung pun dapat digunakan. Cara mengolah tempuyung pun bisa beragam, bisa direbus dengan air bersama bahan herbal lainnya, atau tanpa bahan herbal lainnya. Bisa juga menggunakan tempuyung kering atau tempuyung segar. Tempuyung juga bisa dinikmati sebagai lalapan, terutama untuk mengobati tekanan darah tinggi

Dari ke tujuh tanaman tersebut, merupakan tanaman obat-obatan yang dapat menghancurkan batu ginjal secara alami. Sehingga untuk Anda penderita batu ginjal, jangan khawatir untuk melakukan pengobatan batu ginjal. Tidak harus Anda melakukan operasi pada penyakit Anda, karena selama kita mengkonsumsi tanaman herbal dengan kaya manfaat, maka kita bisa terbantu untuk mengatasi keluhan yang kita derita. Demikianlah ulasan yang dapat kami bagikan kepada Anda sahabat sehat. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi perujuk untuk kiat sehat Anda mengatasi batu ginjal secara alami. Salam Herbal.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "7 Tanaman Herbal Bermanfaat Sebagai Penghancur Batu Ginjal"