Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Berziarah ke Makam Sunan Bonang
Makam Sunan Bonang
ceprit.com - Makam Sunan Bonang berlokasi di daerah Tuban Jawa Timur. Sunan Bonang wafat pada tahun 1525 M. Sunan  Bonang adalah putra Sunan Ampel. Beliau adalah putra keempat dari perkawinan Sunan Ampel dengan Dewi Candrawati Putri Prabu Brawijaya Kertabhumi. Dengan demikian Sunan Bonang yang bernama asli Raden Makdum Ibrahim itu masih cucu Raja Majapahit. Sesudah belajar ilmu di negeri Pasai bersama Raden Paku, Rade Makdum Ibrahim berdakwah di daerah Tuban dengan menggunakan kesenian rakyat yang disebut bisebut Bonang. Bonang adalah sejenis gending yang terbuat dari besi atau kuningan yang menonjol dibagian tengahnya. 

Murid-murid Raden Makdum Ibrahim sangat banyak, baik yang berada di Tuban, Jepara, Bawean, maupun Madura, karena kepandaiannya membunyikan Bonang, maka Raden Makdum Ibrahim kemudian disebut Sunan Bonang. Sunan Bonang terkenal sebagai ulama besar yang berilmu tinggi, sabar dan santun terhadap sesama manusia walaupun berbeda agama.

Ada suatu keanehan, makam Sunan Bonang ada di dua tempat, satu disebelah barat Masjid Agung Tuban, satu lagi berada di Pulau Bawean. Sunan Bonang wafat di pulau Bawean, oleh murid-muridnya yang berada di pulau Bawean bermaksud dimakamkan di Bawean. Tetapi murid-muridnya yang berasal dari Tuban tidak setuju. Pada malam harinya penjaga jenazah Sunan Bonang dibawa perahu menuju Tuban. Anehnya keesokan harinya ternyata jenazah Sunan Bonang yang ada di Bawean masih ada. Hanya kain kafan yang tadinya ada dua, sekarang tinggal satu. Jenazah yang ada di Tuban juga masih ada, hanya kain kafan yang ada di tubuh Sunan Bonang sekarang tinggal satu. Akhirnya jenazah Sunan Bonang dikuburkan di dua tempat, di Tuban dan di Bawean. Tetapi yang paling banyak dikunjungi orang adalah makamnya yang ada di Tuban.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berziarah ke Makam Sunan Bonang"